Misteri Supranatural Nazi Jerman

November 19, 2009 at 10:34 am (Uncategorized) ()

 

 

 

 

 

BETA Nazi (bahasa Jerman: Rundflugzeug, Diskus, Haunebu, Hauneburg-Geräte, VRIL, Andromeda-Geräte, Flugkreisel or ironically Reichsflugscheiben) mengandung arti terhadap klaim tentang pesawat terbang atau pesawat luar angkasa berteknologi maju milik Nazi Jerman yang menurut dugaan dirancang selama Perang Dunia II dan ilmuan Nazi melanjutkan perancangannya setelah itu. Referensi pesawat terbang tersebut kebanyakan mucul dalam fiksi, meskipun beberapa klaim mengatakan kebenaran keberadaan BETA tersebut

Cerita tersebut sering dihubungkan dengan rahasia Nazisme, sebuah idoelogi yang menyatakan kemungkinan restorasi Nazi dengan arti supranatural atau paranormal

Mitos tersebut kemungkinan terispirasi oleh sejarah pengembangan pesawat jet Jerman seperti Me 262, peluru kendali V1 dan proyektil balistik V2, yang membentuk kekuatan terhadap proyektil awal dan program luar angkasa kedua Uni Soviet dan Amerika Serikat

Kisah dan mitos BETA Nazi sebagian besar disesuaikan dengan dokumentasi sejarah pada poin-poin berikut:

-Nazi Jerman mengklaim teritorial Swabia Baru, mengirimkan ekspedisi ke sana tahun 1938, dan merencanakan lain-lain
-Nazi Jerman menyelenggarakan riset dalam teknologi maju, seperti peroketan dan turbin Viktor Schauberger
-Beberapa penampakan BETA selama Perang Dunia II, khususnya yang dikenal sebagai pejuang foo, dianggap sebagai pesawat terbang musuh

Menurut discaircraft.greyfalcon.us tahun 1939 sebuah SS mendesain unit “sebuah revolusioner tenaga elektro-magnetik-gravitasi (EMG) yang meningkatkan mesin energi bebas Hans Coler dalam energi Konverter yang digabung dengan generator Van De Graaf dan dinamo berputar Marconi (tangki bola merkuri) untuk membuat bidang elektromagnetik yang berputar kuat yang mempengaruhi masa gravitasi dan reduksi”

Tahun 1939 SS memproduksi dua prototipe piring terbang bertenaga EMG yang disebut Haunebu I dengan diameter 24.95 meter dan mampu menempuh kecepatan 4.800 km/jam dan kecepatan puncak teoritis 17.000 km/jam.Piring terbang tersebut dilengkapi dengan senapan kembar 60mm

Tahun 1942, diameter tersebut diperbesar menjadi 26 meter untuk Haunebu II yang dapat menempuh kecepatan 6.000 km/jam (secara teoritis lebih dari 21.000 km/jam). Pada 1944, pesawat ini diuji secara penuh dan diberi nama Haunebu II Do-Stra (Dornier STRAtosphären Flugzeug). Haunebu III muncul sepanjang tahun 1945

Dari tahun 1940 hingga 1945 sebuah seri Haunebus, Vrils dan RFZs (“Rundflugzeug” berarti “Pesawat Melingkar”) diproduksi serempak. Beberapa prototipe tersebut tertangkap oleh Amerika dan Soviet, bersamaan dengan ilmuan yang mendampingi A.S. dibawah Operasi Paperclip. Barangkali oleh mantan ilmuan Amerika dan Nazi 1946 memulai bekerja pada proyek piring terbang dan, menurut pengamatan, dari tahun 1947 kedepan penampakan “BETA” menjadi lebih biasa di A.S

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

%d bloggers like this: